Mengerti Dahulu Baru Dimengerti

images(24).jpgSeorang dokter mata melepaskan kacamatanya dan mengatakan kepada pasiennya

“Pakailah kacamata ini,aku sudah 10 tahun memakainya dan luar biasa tingkat minus ku berkurang “

Lalu dipakai-lah kacamata itu oleh sang pasien,namun setelah dipakai kacamata itu,bukan bertambah jelas penglihatan sang pasien tapi malah semakin kabur.

“Kacamata ini semakin membuat penglihatanku kabur dok,sepertinya tidak cocok untukku “ sahut pasien.

Lalu sang dokter pun marah

“Gimana sih kamu,maksudku itu baik memberi kacamata ini untukmu,namun kamu bilang tidak cocok dasar tidak tahu terima kasih !! “

 

Cerita tersebut hanyalah fiktif belaka,namun sering kali ditemukan di kehidupan sehari-hari.Terkadang seseorang langsung memberi solusi kepada kawanya yang bermasalah,namun ia lupa bahwa masalahnya tidak sama dengan dirinya. Seseorang tidak terlebih dahulu mendiagnosis dan memahami  apa yang sedang terjadi dengan kawanya,hanya berusaha menyerbu masuk dan memberi nasihat-nasihat baik tanpa mengerti apa yang sedang terjadi dengan kawan-nya.

Dan itulah kenapa seorang anak lebih mendengarkan apa yang dikatakan Ibunya daripada Ayahnya,banyak sekali para istri yang mengabaikan suami dan nasihat baik bos yang tidak didengar oleh karyawanya.

Ketika banyak nasihat baik tak didengar,jangan salahkan siapapun,berkacalah 🙂 “

 

 

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s